Aku mengeratkan jaket yang kukenakan, rasa dingin yang disebabkan semilir angin yang berembus terkadang masih menyelusup masuk ke dalam celah-celahnya. Kuedarkan pandanganku, suasana terasa hening. Aku mendongak, menatap hamparan hitam di atas sana dengan titik-titik pendar keemasan. Sesekali, helaian-helaian rambut hitam sebahuku melayang-layang tertiup embusan sang angin. Rembulan masih tampak malu-malu menampakkan dirinya karena sang awan abu-keemasan itu tetap setia berada di depannya.
Kualihkan pandanganku, menatap pepohonan yang berjejer di depan sana. Suara gemerisik dedaunan bagai alunan simfoni yang menemaniku. Terkadang ada beberapa helai daun-daun itu jatuh dan tertiup angin. Malam minggu ini rasanya sepi. Ya, memang selalu sepi. Aku membuka halaman buku yang kubawa, membacanya di bawah sinar bulan yang tak seberapa dan lampu taman. Menenggelamkan diri dalam bacaan. Berfantasi untuk menikmati apa yang tengah kubaca. Sebuah novel bergenre: fantasy, adventure, dan dibumbui dengan romance. :)
novel naon? alah palingan AKATSUKI. :P
BalasHapusSalah.... :P
BalasHapushahaha... iya ding. ^^